Jumat, 15 Agustus 2014

Respon Negatif Untuk Jokowi Terkait Penunjukan Hendropriyono Menjadi Penasehat


Interogasi - Jakarta - Kebijakan calon presiden terpilih Joko Widodo telah menunjuk mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, menjadi salah satu penasihatnya untuk urusan intelijen kantor transisi yang dibentuk Jokowi mendapat respon negatif oleh banyak masyarakat.

Kebijakan Jokowi dinilai tidak konsisten dengan apa yang sebelumnya telah mengkritisi Prabowo dalam kancah pertarungan politik secara terang-terangan terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), padahal kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Talangsari, Lampung, pada 1989 Mantan Pangdam Jaya Hendropriyono ikut terkait dengan kasus tersebut.

Disampaikan Jokowi, ia pun tidak khawatir apabila masalah kasus tersebut menjadi pro dan kontra "masalah HAM tersebut merupakan urusan yang lain dan urusan hukum. Sedangkan yang saat ini kerjasama yang dijalinnya dengan Hendropriyono adalah kerjasama menyiapkan program dan rencana kerja untuk kabinet Joko Widodo - Jusuf Kalla" ucapnya. (Rahma)

Bagikan

0 coment rios: